Pada (Puisi)

Pada (Puisi)

Pada sang malam, aku bergumam
Adakah temaram yang tertimbun diam?

Pada sang hujan, aku ungkapkan
Masihkah rintihan tak terobati derasnya doa dan harapan?

Pada sang fajar, aku pun sadar
Bahwa tak ada impian yang mekar tanpa angan yang mengakar

Dan pada dirimu,
Aku berbisik pada kalbu

Akankah kau ada dan berada bersamaku selalu?
Namun, Semua hanyalah lamun yang terlanjur ku tenun

Ibn Usman At Tijaly

Baca Juga:  Bumikan Ukhuwah Wathaniyah (Puisi)

Dimas Khaidar

"Still prepared to be a Real Human"

Leave a Reply