You are currently viewing Pada (Puisi)

Pada (Puisi)

Pada sang malam, aku bergumam
Adakah rindu yang ditemaramkan diam?

Pada sang hujan, aku pertanyakankan
Masihkah rintihan tak terobati derasnya doa dan harapan?

Pada sang fajar, aku pun sadar
Bahwa tak ada impian yang mekar tanpa angan yang mengakar

Dan pada dirimu,
Aku berbisik pada kalbu
Akankah kau ada dan selalu berada bersamaku?

Namun,
Semua hanyalah lamun yang terlanjur ku tenun

– Malang, 06 April 2020
@dimaskhdr_

Baca Juga:  Barangkali (Sebuah Puisi)

Dimas Khaidar

"Still prepared to be a Real Human"

Leave a Reply