You are currently viewing KAMU BISA: Keluh Kesahmu adalah Modal Semangatmu (Motivasi Belajar)

KAMU BISA: Keluh Kesahmu adalah Modal Semangatmu (Motivasi Belajar)

FORUMBACA.COM – KAMU BISA: Keluh Kesahmu adalah Modal Semangatmu (Sebuah Motivasi Belajar). Pandemi COVID-19 memberikan dampak yang signifikan terhadap sistem dan tatanan hidup manusia. Berbagai aspek dan tatanan kehidupan diubah demi mencegah penyebaran COVID-19 yang sudah memakan banyak korban.

Pendidikan menjadi salah satu aspek yang terkena dampak dari pandemi ini. Kini, pembelajaran dilakukan dalam jaringan (daring). Pembelajaran daring menjadi hal yang baru bagi dunia pendidikan. Kini, pendidik maupun peserta didik lebih banyak menatap gadget, laptop dan media pembelajaran online lainnya. Selain itu, terdapat tugas yang selalu hadir di setiap pekan dan harus dikumpulkan tepat pada waktunya. Bagi mahasiswa, tugas sudah menjadi makanan sehari-harinya.

Rutinitas pembelajaran online menimbulkan kejenuhan tersendiri bagi pelakunya. Pada akhirnya kita sering mengeluh dengan kebosanan ini. Berbagai postingan tentang keluhan pembelajaran daring dapat kita lihat melalui media sosial twitter, facebook, instagram, dll.

Arti Penting Menuntut Ilmu

Ilmu sangat mahal harganya. Ilmu merupakan kunci kebahagiaan di dunia dan akhirat. Maka dari itu, dalam proses mencari ilmu membutuhkan pengorbanan dan perjuangan yang tak mudah. Bahkan, kesulitan dalam mencari ilmu juga dialami oleh Nabi Musa AS saat diperintahkan oleh Allah untuk mencari Nabi Khidzir AS agar ia berguru padanya. Keluh kesah tersebut tertuang dalam Kalamullah surat Al-kahfi ayat 62

فَلَمَّا جَاوَزَا قَالَ لِفَتَىٰهُ ءَاتِنَا غَدَآءَنَا لَقَدْ لَقِينَا مِن سَفَرِنَا هَٰذَا نَصَبًا

artinya: “maka ketika mereka melewati itu, Musa berkata kepada pembantunya: bawalah kemari makanan kita, sungguh kita telah merasa letih karena perjalanan kita hari ini” (al-kahfi:62)

Karena kesabaran serta ketekunan Nabi Musa AS ia berhasil menemukan Nabi Khidzir AS. Meskipun pada saat proses menuntut ilmu Nabi Musa AS mengalami banyak kesulitan sebab ia kurang taat pada perintah Nabi Khidzir AS.

Baca Juga:  Melihat Sisi Positif-Negatif Tipe Mahasiswa Aktivis dan Akademisi

Selain itu, terdapat kisah ashabul kahfi yang tertuang pula dalam surat Al-Kahfi. Mereka merupakan keluarga bangsawan yang bersedia meninggalkan kemewahan dunia untuk mencari petunjuk dari Allah SWT dan menghindari kekejaman Raja Dikyanus dengan mengasingkan diri menuju gua.

Dan masih banyak lagi kisah yang patut kita teladani dalam Al-Qur’an mengenai arti penting menuntut ilmu. Masing-masing tokoh mengalami ujian dan cobaan yang berbeda dalam proses menuntut ilmu. Ada yang diuji dengan kenikmatan, ada pula yang diuji dengan kesusahan. Kedua hal tersebut merupakan sebagai wujud Maha Kuasa-Nya Allah SWT atas segala sesuatu.

Kita sebagai generasi muslim madani yang taat beragama, haruslah menjadikan tokoh-tokoh tersebut sebagai teladan utama dalam kehidupan kita. Dengan harapan akan muncul Al-Fatih, Imam Syafi’i, Ibnu Sina baru di era revolusi industri 4.0 ini.

Tips Menghilangkan Kejenuhan dalam Pembelajaran Online

Nah, ada beberapa tips dari penulis untuk menghilangkan kejenuhan dalam pembelajaran online.

1. Lakukan Refreshing

Refreshing bukan hanya tentang berlibur ke luar kota. Apalagi dimasa pandemi ini, sangat disarankan untuk tidak keluar rumah. Refreshing dapat dilakukan dengan berpindah ke kegiatan lain yang menjadi hobimu. Apabila jenuh belajar filsafat, berpindahlah sebentar untuk membaca sejarah, komik, novel, dsb. Atau bahkan menonton film, memutar musik, memasak, dsb.

2. Buat Kata-Kata Motivasimu

Tulis kata-kata motivasimu, agar belajar lebih bersemangat kamu dapat menuliskan kata-kata mitovasimu pada buku, meja belajar, dinding kamar, dsb yang menajdi tempat favoritmu untuk belajar.

3. Buat Nyaman Ruang Belajarmu

Manage your room, hiasilah ruang belajarmu dengan aneka pernak pernik ruangan, sehingga membuat mata menjadi lebih santai dan nyaman dalam belajar

4. Kuatkan Tekad dengan Doa

Berdoa, jangan lupa sebelum belajar untuk berdoa dengan harapan ilmu yang kuta dapatkan dapat bermanfaat bagi diri kita sendiri dan orang lain. Berdoa juga menunjukkan adanya tekad yang kuat dalam belajar. Apabila seseorang memiliki tekad yang kuat maka kejenuhan akan hilang dengan sendirinya.

Baca Juga:  Program Guru Berbagi Kemendikbud, Tempat Berbagi RPP dan Solusi Pembelajaran Jarak Jauh untuk Guru

Demikian tips dari penulis untuk meningkatkan semangat belajarmu kembali. Sesekali boleh mengeluh, namun jadikan keluh kesahmu sebagai langkah awal menuju semangat belajarmu. Sebagai generasi muda harus banyak berkarya, jangan malas-malasan. Karena masa depan milik mereka yang mempersiapkannya hari ini.

Khusna Kiswatul Azizah

"kalau saya suka membaca, mengapa saya tidak mencoba menulisnya?"

This Post Has 2 Comments

  1. Wawa

    Keren

Leave a Reply