You are currently viewing Shalat Istikharah Hanya Untuk Menentukan Pilihan Saja?

Shalat Istikharah Hanya Untuk Menentukan Pilihan Saja?

Shalat Istikharah – Dalam hidup, manusia selalu dihadapkan oleh beberapa pilihan. Masing-masing pilihan memiliki konsekuensi yang harus dijalani. Sering kali manusia dibingungkan dengan banyaknya pilihan. Apalagi jika manusia tersebut merasa pilihan tersebut sama-sama baiknya bagi dirinya.

Allah memberi amalan kepada umat-Nya apabila ia dihadapkan oleh suatu pilihan yang membingungkan. Karena terkadang manusia tidak tahu konsekuensi yang harus dijalani ke depannya sebelum melewati masa tersebut. Sedangkan waktu adalah hal yang tidak bisa diulang kembali. Sehingga hanya penyesalan yang ia terima.

وَ عَسٰۤی اَنۡ تَکۡرَہُوۡا شَیۡئًا وَّ ہُوَ خَیۡرٌ لَّکُمۡ ۚ وَ عَسٰۤی اَنۡ تُحِبُّوۡا شَیۡئًا وَّ ہُوَ شَرٌّ لَّکُمۡ ؕ وَ اللّٰہُ یَعۡلَمُ وَ اَنۡتُمۡ لَا تَعۡلَمُوۡنَ

Artinya: “Boleh jadi, kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi (pula) kamu menyukai semua, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al Baqarah ayat 216).

Nah, untuk meminimalisir kejadian tersebut serta untuk meyakinkan kita dengan pilihan yang akan kita ambil, Allah menganjurkan kita untuk melaksanakan shalat istikharah.

Apa itu shalat istikharah?

Shalat istikharah merupakan shalat sunnah yang dilaksanakan dengan tujuan untuk memperoleh jawaban atau meyakinkan diri atas beberapa pilihan. Apabila seseorang dihadapkan oleh beberapa pilihan yang semuanya baik, maka shalat istikharah ini dapat menjadi solusinya.

Tata cara shalat istikharah

Adapun tata cara pelaksanaan shalat sunnah istikharah ialah seperti shalat sunnah dua rakaat pada umumnya. Diawali dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam. Setelah membaca Al-Fatihah pada rakaat pertama dianjurkan membaca surat Al-Kafirun, sedangkan pada rakaat kedua dianjurkan membaca surat Al-Ikhlas setelah Al-Fatihah.

Baca Juga:  Ingin Doa Cepat Terkabul? Coba Perhatikan 5 Adab dalam Berdoa Berikut

Niat shalat istikharah

Shalat istikarah dilakukan dengan niat sebagai berikut:

أصلى سنة الإستخارة ركعتين لله تعالى

Artinya: “Saya berniat sholat sunnah istikharah dua rakaat karena Allah Ta’ala”.

Do’a setelah shalat istikharah

Setelah selesai melaksanakan shalat istikharah, kita dianjurkan untuk berdoa sebagai berikut.

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ -وَيُسَمَّى حَاجَتَهُ- خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ شَرٌّ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِيْ بِهِ

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepadaMu dengan ilmu pengetahuanMu dan aku mohon kekuasaanMu (untuk mengatasi persoalanku) dengan kemahakuasaanMu. Aku mohon kepadaMu sesuatu dari anugerahMu Yang Maha Agung, sesungguhnya Engkau Mahakuasa, sedang aku tidak kuasa, Engkau mengetahui, sedang aku tidak mengetahuinya dan Engkau adalah Maha Mengetahui hal yang ghaib. Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (orang yang mempunyai hajat hendaknya menyebut persoalannya) lebih baik dalam agamaku, dan akibatnya terhadap diriku sukseskanlah untuk ku, mudahkan jalannya, kemudian berilah berkah. Akan tetapi apabila Engkau mengetahui bahwa persoalan ini lebih berbahaya bagiku dalam agama, perekonomian dan akibatnya kepada diriku, maka singkirkan persoalan tersebut, dan jauhkan aku dari padanya, takdirkan kebaikan untuk ku di mana saja kebaikan itu berada, kemudian berilah kerelaanMu kepadaku”.

Waktu shalat istikharah

Shalat istikharah dapat dilakukan kapan saja, baik siang maupun malam hari. Akan tetapi, lebih utama dilaksanakan pada sepertiga malam. Karena pada waktu-waktu tersebut merupakan waktu yang mustajab bagi hamba untuk berdoa kepada Allah SWT. Mengenai jawaban yang akan ia peroleh bisa dengan berbagai macam cara. Misalnya melalui mimpi, nasihat dari orang tua maupun kerabat ataupun melalui firasat dan keyakinan dalam hati.

Baca Juga:  Pentingnya Adab dan Penerapannya Dalam Kehidupan

Pertanyaan seputar shalat istikharah

Di atas telah dijelaskan mengenai pengertian shalat istikharah, tata cara serta waktu pelaksanaannya. Akan tetapi, apakah shalat istikharah hanya boleh dilakukan bagi mereka yang ingin menemukan jawaban dari beberapa pilihan saja? 

Pada hakikatnya kita tetap dianjurkan untuk melaksanakan shalat sunnah istikharah meskipun tidak sedang dihadapkan oleh suatu pilihan. Kita boleh melaksanakan shalat istikharah di sepertiga malam dengan tujuan agar senantiasa memperoleh bimbingan dari Allah SWT di setiap langkah hidup kita.

Shalat istikharah juga dapat sebagai pengingat bagi kita bahwa apa pun yang terjadi pada diri kita merupakan skenario terbaik dari Allah SWT. Dan Allah tidak menguji hamba-Nya melampaui batas kemampuannya.

Ada pertanyaan? Tulis di kolom komentar di bawah ya…

Khusna Kiswatul Azizah

"kalau saya suka membaca, mengapa saya tidak mencoba menulisnya?"

Leave a Reply